Budidaya Daun Afrika Selatan

Menanam Daun Afrika Selatan

Tanaman daun afrika selatan baru tumbuhKami mulai mengenal tanaman Daun Afrika Selatan bulan Maret 2009 berupa 3 potong batang bibit daun afrika selatan yang panjangnya masing2 sekitar 30cm. Batang tersebut dibawa oleh relasi kami sebagai oleh-oleh dari Kalimantan. Bibit kami tanam di 3 pot. Tanpa banyak perawatan ternyata tanaman tumbuh dengan sangat baik. Empat bulan kemudian tanaman ini menjadi begitu tinggi besar dan sudah tak layak lagi untuk ditanam di pot yang memang ukurannya cukup kecil. Selanjutnya tanaman kami potong2 pendek menjadi sekitar 35 batang dan kami tancapkan di tepat persemaian. Untuk menjaga agar batang tidak cepat mengering, bagian ujung batang ditutup dengan plastik dan diikat dengan karet.

Tempat persemaian kami letakkan di tempat yang cukup teduh tetapi masih terkena sinar matahari. Sekitar 2 minggu batang-batang tersebut sudah bertunas dan berakar dan siap dipindahkan untuk ditanam. Jarak penanaman satu dengan lainnya sekitar 2m.

Tanaman Daun Afrika Selatan ternyata mudah sekali tumbuh dan berkembang. Tak terkeculi, semua batang yang kami tanam bisa tumbuh dengan baik. Bahkan bagian paling mudapun (ujung tanaman) bisa tumbuh bagus. Saat ini (Januari 2012) kami sudah mempunyai lebih dari 1.000 tanaman Daun Afrika Selatan.

Yang kami uraikan di atas, semua kami lakukan di Bogor. Bogor termasuk dataran cukup tinggi dengan curah hujan yang tinggi pula. Di Tulungagung kami juga mencoba membudidayakan tanaman ini. Hasilnya pertumbuhannya ternyata sama cepatnya. Sepertinya tanamaqn Daun Afrika Selatan bisa tumbuh dengan baik di semua daerah.

Dari pemantauan yang ada, walaupun tanaman ini bisa dengan cepat mencapai tinggi 5m, sepertinya masih tergolong tanaman perdu. Dengan ketinggian 5m ini diameter batang bagian bawah (pangkal) tidak lebih dari 5cm. Karena itu juga tanaman ini cukup rentan terhadap angin (mudah roboh). Sampai ketinggian 2 s/d 3 meter, biasanya tanaman ini tidak bercabang. Setelah itu tanaman mulai bercabang. Tetapi secara keseluruhan tanaman sudah sulit untuk lebih besar lagi.

Daun Afrika Selatan juga relatif aman dari hama. Sampai sekarang kami belum pernah menemukan ulat yang menempel pada daun. Ada jenis belalang tertentu yang suka makan Daun Afrika Selatan ini. Itupun hanya sebagian kecil daun yang sempat termakan. Walaupun demikian, tanaman ini tidak benar2 terbebas dari hama. Gangguan yang muncul adalah hama yang membuat daun tanaman menjadi keriting (seperti hama yang biasa menyerang tanaman cabe). Gangguan inipun biasanya hanya menyerang ujung daun yang masih muda. Setelah 2 atau 3 daun terkena, biasanya pertumbuhan selanjutnya sudah kembali normal.


Menanam tumbuhan Daun Afrika Di Rumah.

Tanaman daun afrika selatan bisa ditanam di sekitar rumah bisa mencapai tinggi 4 meterBagi penderita diabetes, hipertensi dan lainnya, mempunyai tanaman Daun Afrika Selatan di rumah tentu merupakan kebutuhan sangat penting. Hal ini tidak hanya untuk menjamin ketersediaan herbal yang memang sangat dibutuhkan, tetapi secara perlahan juga menghilangkan ketergantungan dengan pengobatan lain yang mungkin cukup mahal biayanya.

Penanaman tumbuhan Daun Afrika Selatan tergolong sangat mudah. Bisa dikatakan, jauh lebih mudah dibandingkan dengan menanam singkong. Jadi tinggal potong batangnya, ditancapkan dan hidup. Apa lagi bila potongan batang disimpan dahulu di tempat persemaian sampai keluar akarnya. Dalam hal ini harapan tumbuh benar2 mendekati 100%.

Daun Afrika Selatan tidak memerlukan bidang tanah yang luas. Di halaman yang tidak besarpun sudah cukup. Tanaman ini juga bisa ditanam di pot. Namun Daun Afrika Selatan di pot, pertumbuhannya akan lambat. Karena itu diperlukan pot yang ukurannya cukup besar.